Dengan begitu keberadaan mobnas listrik semakin menemui titik terang di Tanah Air. Perusahaan-perusahaan yang dimaksud adalah PT Pindad, PT LEN, PT Respati, PT Nipress dan PT Hikari.
Product Development Pindad khusus kendaraan tempur, Sena Maulana mengatakan kelima perusahaan itu siap menyokong komponen mobnas listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sena berharap dengan adanya kelima perusahaan tersebut, mobil nasional listrik yang selama ini didambakan masyarakat Indonesia segera terbentuk dengan kualitas yang tak kalah baik.
"Kami siap membantu. Pak Dahlan sudah memberikan mandat ke kita untuk bantu pembuatan mobil listrik," pungkas Sena.
Secara spesifik, perusahaan yang memproduksi senjata dan kendaraan perang yakni Pindad akan menyuport motor listrik. Alasan dipilihnya Pindad karena perusahaan itu terbukti sukses menyuport motor listrik untuk kereta listrik yang diproduksi PT INKA
"Pilihan Pindad karena sudah berpengalaman suplai motor listrik ke untuk kereta api PT INKA," ucap Sena.
Selain Pindad, ada PT LEN yang menyuplai kontroler dan sistem kelistrikan untuk mobil listrik. PT Respati yang akan memasok display panel informasi temperatur dan kondisi mesin lainnya. PT Nipress untuk memenuhi baterai. Dan PT Hikari, dimana akan suplai komponen pembantu kontroler yang disuplai oleh PT LEN.
Namun sayang, dari kelima perusahaan tersebut hanya Pindad yang produksi lokal. Namun dalam jangka waktu 1 tahun keempat perusahaan tersebut akan produksi di dalam negeri.
"Sekarang yang sudah dibuat di Indonesia itu motor listrik yang dibuat Pindad. Yang lainnya rencananya tahun depan. Ini sebagai konsorsium untuk mobil listrik, jadi kalau mau buat mobil listrik tidak perlu mencari ke luar negeri, perusahaan di Indonesia menyiapkan komponen mobil listrik," kata Technical Division Head PT Nipress, Hermawan Wijaya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?