CEO PT Garuda Mataram Motor, Andrew Nasuri mengatakan porsi tersebut terlihat sejak awal 2012, dimana sebelumnya perbandingan antara kredit dan cash 60:40.
"Dulu 60 cash dan 40 kredit, tapi kini angkanya menurun. Dan saat ini menuju 50:50. Kondisi ini terjadi sejak awal tahun ini (2012). Konsumen lebih banyak program leasing," kata Andrew kepada detikOto di saat peluncuran Audi A4 PI di Rumah Maroko Jl. Tasikmalaya, Senin (6/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi bukan mereka tidak mampu. Selama ini konsumen Audi biasa DP kendaraan tinggi sampai 25 persen ke atas," ucapnya.
Andrew menjelaskan pola tersebut berubah karena banyak konsumen Audi mementingkan kondisi lainnya seperti melakukan. Dengan begitu roda bisnis konsumen Audi berputar.
"Dengan DP tinggi tidak terpengaruh, karena sudah biasa DP. Dan konsumen kita tidak pernah DP kecil. Mereka bisa memanfaatkan uangnya untuk keperluan lain," imbuh Andrew.
Target 700 Unit Tahun Ini
Mengenai target penjualan, Audi optimistis pada daya beli masyarakat Indonesia yang kian menguat. Audi pun membidik angka penjualan sebanyak 700 unit di 2012.
Data penjualan Audi pada Januari-Juli 2012, menunjukan baru sudah unit seluruh jenis varian Audi yang diserap masyarakat Indonesia. Tahun lalu, Audi hanya sanggup menjual mobil sebanyak 400 unit.
"Pasar mobil Indonesia terus berkembang. Target Audi 400 unit di 2011. Tapi 2012 kami dikorfirmasi hanya bisa 700 unit. Sekarang sudah 300 unit terjual. Kita yakin, dengan adanya produk baru seperti Q3, dan A4," yakin Andrew.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes