"Kemarin itu listriknya tidak cukup, dan sampai di Hotel Indonesia listriknya telah habis. Kemarin kita tidak tahu penyebabnya, tapi tadi jam 14.00 WIB siang kami telah mengetahui penyebabnya. Ternyata hanya permasalahan kecil, tidak bisa mengecas ulang baterai. Dan sekarang kami telah memperbaikinya dan tepat pukul 15.10 WIB kami baru memulai ngecas," kata Dahlan.
Menurut Dahlan, penyakit mobil listrik ini terletak pada kabel pengisian listrik, bukan pada baterainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah pengisian baterai 4 jam pengisian baterai pada pukul 19.00 WIB, Dahlan siap untuk kembali menguji ketangguhan dari mobil listrik Ahmadi.
"Meski saat ini baterai belum penuh semuanya, baru mencapai 70-80 persen pengisian. Saya akan tetap ingin mengendarai kendaraan ini. Tidak masalah kalau kendaraan ini mogok kembali. Yang penting kita sudah mengetahui permasalahannya,"kata Dahlan
Seperti diketahui sebelumnya uji test drive pertama yang dilakukan oleh mobil listrik Ahmadi kemarin, mengambil rute Kali Mulya (Depok Jawa-Barat)- Lenteng Agung-Pasar Miinggu-Pancoran-Semanggi-Bundaran HI-BPPT.
Dan kali ini pada uji test drive kedua Mobil listrik Ahmadi, mengambil jalur Kali Mulya-Pasar Pucung-Depok Grand City-Jln RA Kartini-Margonda-Juanda-Persimpangan Gas Alam-Tol Cijago-Jagorawi-Tol dalam Kota-Komdak SCBD-Pasific Place.
Nah, kabarnya test drive kali ini akan diwarnau dengan hujan di beberapa sudut kota di Jakarta. Menanggapi hal itu Dahlan tak pantang menyerah.
"Tambah hujan tambah seru. Sekalian test sekuat mana," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas