Pengetesan yang berhasil mereka lakukan adalah pengetesan pertama dari enam pengetesan resmi yang akan mereka lakukan.
Pengetesan ini seperti dilansir Wall Street Journal termasuk pekerjaan kritis sebab ini akan berhubungan dengan dapat atau tidaknya sertifikat terbang dari Federal Aviation Administration (FAA).
Sertifikat ini sangat penting untuk segera melakukan pengiriman ke konsumen-konsumennya.
Perusahaan yang berbasis di Massachusetts, Amerika Serikat itu mengatakan kalau tes terbang mereka lakukan di Plattsburgh International Airport yang meliputi handling, uji stabilitas, evaluasi pendingin mesin, dan menentukan pengaturan terbaik untuk baling-baling berbagai kondisi penerbangan.
Prototipe ini dikatakan juga akan melalui berbagai pengujian pengendaraan karena Terrafugia Transition memang dirancang untuk memberikan pilihan bagi pengendara untuk terbang atau berkendara di aspal ke tujuan mereka, tergantung pada kondisi.
Ketika sedang berjalan di jalanan, sayap pesawat yang versi pra produksinya diperlihatkan di New York itu akan terlipat dan terselipkan di samping badan mobil-terbang ketika di jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS