Terhitung mulai 1 Juli 2012, PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi alias Pertamax sebanyak Rp 250. Dengan demikian, Pertamax 92 yang tadinya seharga Rp 8.950 per liter menjadi Rp 8.700 per liter untuk wilayah Jakarta. Sementara Pertamax 95 yang tadinya Rp 9.500 per liter menjadi Rp 9.200 per liter.
Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir menyatakan harga Pertamax yang mengikuti harga pasar minyak dunia akan mengalami kecenderungan turun hingga Agustus mendatang. Hal ini disebabkan permintaan minyak di kawasan Eropa cenderung turun menjelang musim panas.
"Harga pertamax mengikuti harga pasar minyak dunia, kalau mendekati summer permintaan minyak di Eropa cenderung menurun jadi harga cenderung turun. Jadi Juni, Juli, Agustus menjelang summer ini, harga Pertamax akan menyesuaikan," ujarnya kepada detikFinance, Senin (2/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi yang perlu diapresiasi adalah peningkatan konsumsi Pertamax karena tumbuh kesadaran masyarakat, ini bukan hanya karena harganya yang turun, tapi tumbuh kesadarannya. Jadi sayang kalau beralih lagi," tandasnya.
Sama halnya dengan Pertamina, harga bensin di SPBU Shell jenis Super (setara pertamax) juga mengalami penurunan Rp 350/liter menjadi 8.600.
Berikut daftar harga bensin Shell:
Wilayah Jabodetabek (kecuali Ahmad Yani Bekasi, Lippo Cikarang, dan Grand Wisata)
* R92 (Super/setara Pertamax) Rp 8.600 per liter
* R95 (Super Extra/setara Pertamax Plus) Rp 9.150 per liter
* Shell Diesel Rp 9.500 per liter
Wilayah Ahmad Yani Bekasi, Lippo Cikarang, Cakung, dan Grand Wisata
* R92 (Super/setara Pertamax) Rp 8.700 per liter
* R95 (Super Extra/setara Pertamax Plus) Rp 9.150 per liter
* AGO (Diesel) Rp 9.400 per liter
Wilayah Jawa Timur
* R92 (Super/setara Pertamax) Rp 8.800 per liter
* R95 (Super Extra/setara Pertamax Plus) Rp 9.350 per liter
* AGO (Diesel) Rp 9.650 per liter
Β
(Catatan Redaksi: Artikel ini diperbaharui untuk menambahkan harga BBM Shell)
(nia/ddn)











































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?