Desain Lamborghini Dibajak China

Desain Lamborghini Dibajak China

- detikOto
Kamis, 21 Jun 2012 13:13 WIB
Desain Lamborghini Dibajak China
dok China Car Times
Beijing - China memang negara yang ahli sekali dalam meniru. Beragam barang mereka tiru dari merek-merek terkenal. Bahkan, produsen mobil sport macam Lamborghini pun tidak bisa lepas dari pembajakan desain di China.

Ya, itu adalah hal nyata yang terjadi. Di saat harga Lamborghini masih sekitar 3,5 juta RMB dan kemudian naik menjadi 4,9 juta RMB di samping Aventador yang berharga 6,45 juta RMB, anggapan mobil-mobil ini terlalu mahal tentu sudah menjadi barang pasti.

Untuk itu, sebuah perusahaan di China pun melihat hal ini sebagai sebuah celah pasar. Maka, mereka pun memasarkan replikasi Lamborghini dengan harga hanya 420 ribu RMB untuk mereka yang ingin memiliki Lamborghini tapi tidak memiliki cukup uang. Meski tidak disebutkan nama perusahaan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, seperti detikOto kutip dari China Car Times, bukan mesin V10 atau V12 yang mengisi hati mobil ini melainkan sebuah mesin Toyota berkapasitas 2.2 liter saja.

Karena itu jangan berharap mobil replika itu akan bisa berlari ke angka 100 km/jam dalam waktu sekitar 3 detik seperti yang bisa dilakukan Gallardo atau dibawah 3 detik seperti yang dilakukan Aventador, karena replika ini hanya mampu mencapai kecepatan itu dalam waktu 9 detik.

Kecepatan tertinggi mobil pun tidak akan menyentuh angka 300 km/jam karena mobil ini hanya memiliki topspeed sampai 200 km/jam saja.

Namun, meski tidak memiliki kemampuan seberingas banteng Italia, secara kasat mata mobil ini sangatlah mirip mobil Lamborghini asli.

Bila memiliki uang lebih, para pembeli mobil replika ini bisa menyematkan pelek asli Lamborghini dengan harga hanya 50.000 RMB, kunci asli Lamborghini seharga 9.000 RMB.

Dan bila tertarik membawa mobil Lamborghini replika ini ke garasi, maka para pemesannya harus lebih dahulu membayar uang muka sebesar 210.000 RMB dan menunggu sekitar 5 bulan hingga sang banteng tiruan jadi.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads