Bila diperhatikan, nama-nama mobil Peugeot sejak dahulu hingga sekarang selalu menggunakan nama dari angka. Nah, untuk mengetahui lebih jauh, berikut cara 'membaca' nama mobil Peugeot.
Pabrikan mobil Prancis itu menegaskan akan terus menggunakan angka '0' ditengah nama setiap produk yang akan mereka luncurkan seiring pengumuman rencana peluncuran Peugeot 301 pada September mendatang.
Peugeot mengatakan kalau angka '0' yang berada di tengah merupakan angka identitas Peugeot yang tidak akan mereka ganti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara garis besar nama-nama mobil Peugeot dapat dimengerti sebagai berikut:
- Digit pertama mewakili ukuran dan segmen kendaraan
- Digit kedua yang selalu berangka '0' merupakan representasi dari perusahaan Prancis itu
- Digit ketiga menunjukkan generasi kendaraan
Sistem penamaan dengan menggunakan angka tersebut terus berkembang dan pada akhir 1990an Peugeot mulai bermain dengan huruf ganda seperti CC dan SW untuk menunjukkan karakter tertentu di mobilnya.
Dan sejak tahun 2005, Peugeot mulai menggunakan dua angka '0' di tengah nama mobilnya untuk menunjukkan bahwa model yang menyandang '00' itu adalah model yang memiliki struktur tubuh yang lebih tinggi, seperti 3008 dan 5008.
Namun kini, Peugeot menegaskan bahwa mereka tidak akan mengubah nama-nomor kendaraan-kendaraan hasil produksi mereka ketika diperbaharui meski digit pertama tetap merepresentasi segmen kendaraan dan digit kedua juga tidak berubah dan digit ketiga yang kini sudah mencapai angka 8 akan menjadi yang terakhir. Jadi nanti kemungkinan akan kembali ke angka 1 lagi.
Peugeot 301 akan menjadi yang pertama menerapkan sistem penamaan-nomor baru tersebut. Angka 1 di belakang menunjukkan kalau mobil ini adalah mobil yang benar-benar baru. Peugeot mengatakan akhiran angka '8' yang sudah ada akan dipertahankan hingga kendaraan itu berganti rupa sepenuhnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Dealer Mobil Jepang Berguguran di RI, Menperin Wanti-wanti Begini