Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan kalau Selasa malam ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengumumkan kebijakan dan langkah pemerintah terkait penggunaan gas yang akan diikuti program konversi dari BBM ke BBG.
Untuk itu, pemerintah menurut Hidayat akan terlebih dahulu menyasar sektor transportasi umum untuk menggunakan gas untuk kemudian dikembangkan ke kendaraan pribadi.
Sementara untuk converter kit, pemerintah menurut Hidayat akan meminta produsen converter kit dari Italia dan Korea Selatan untuk menyediakan 10 persen dari kebutuhan konversi ini agar BUMN lokal bisa belajar terkait kualitas converter kit sehingga tidak terjadi masalah seperti halnya tabung gas.
"Kita impor dulu kira-kira 10 persennya. 25-30 ribu buah dari Korea Selatan dan Italia. Kalau Italia itu untuk private car, dan Korea untuk umum," jelasnya.
Untuk tempat pengisian gas, pemerintah menurut Hidayat sudah meminta Pertamina menyiapkan dispenser-dispenser pengisian gas di SPBU-SPBU di wilayah Jakarta dan pulau Jawa.
"Pertamina ditugaskan untuk menyiapkan di Jabodetabek dulu, lalu di Jawa. Di semua SPBU nantinya harus ada, 2 tahun dari sekarang. Itu ditugaskan ke ESDM melalui Pertamina dan harus dimulai dari sekarang," tuntasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu