Mobil Hybrid Bisa Diproduksi 3 Tahun Lagi

Mobil Hybrid Bisa Diproduksi 3 Tahun Lagi

- detikOto
Rabu, 16 Mei 2012 10:42 WIB
Mobil Hybrid Bisa Diproduksi 3 Tahun Lagi
Jakarta - Produsen mobil Toyota meminta berbagai kemudahan untuk meningkatkan penjualan mobil hybrid di Indonesia. Dalam hitung-hitungan pemerintah, bila hal itu dilakukan Toyota haruslah mau memproduksi mobil hybrid di dalam negeri dalam 3 tahun ke depan.

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan kalau Toyota meminta berbagai kemudahan untuk penetresi pasar mobil hybrid di Indonesia seperti pengurangan Pajak Pertambahan Nilai dan Barang Mewah (PPnBM)Β dan import duty untuk membuat harga mobil hybrid jadi lebih terjangkau.

"Saya minta setahun, dia dua tahun untuk tes pasar. Setelah itu masuklah ke sistem CKD (Completely Knock Down), kalau sistem CKD jadi assembling disini, lalu tahap berikutnya lokalisasi," paparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Permintaan-permintaan Toyota itu menurut Hidayat akan dibicarakan dengan Kementerian terkait seperti Kementerian Keuangan. Tapi dirinya berharap Toyota dapat lebih cepat melakukan perakitan CKD mobil hybrid di Indonesia agar produksi lokal secara penuh dapat segera dilakukan.

"Lebih bagus secepatnya CKD. Kelihatannya 3 tahun bisa lokalisasi," tegasnya.

Sementara itu, sebelumnya Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan mengatakan kalau untuk memproduksi sebuah mobil entah itu mobil konvensional maupun mobil hybrid membutuhkan waktu persiapan yang tidak sebentar.

"Bikin mobil itu tidak bisa cepat. Tapi pembicaraan kami belum sampai kesana," tandasnya.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads