Delapan produsen terbesar dan paling berpengaruh di dunia telah menyepakati bahwa desain standar untuk sistem colokan untuk pengisian kendaraan listrik mereka haruslah sama.
Pabrikan-pabrikan itu antara lain Audi, BMW, Chrysler, Daimler, Ford, General Motors, Porsche dan Volkswagen. Kedelapan merek ini mendukung upaya penyamaan bentuk charger untuk mobil mereka meliputi one-phase AC charging, fast three-phase AC charging, home DC charging, dan ultra-fast DC charging from public stations untuk digunakan dalam mobil listrik mereka di Eropa dan Amerika Serikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sistem ultra-fast DC charging pun dikatakan sudah mampu mengisi tenaga mobil listrik dalam waktu 15-20 menit.
Menurut rencana, charger multi-merek ini akan tersedia secara komersial di akhir tahun 2012 dan kendaraan yang dilengkapi dengan port yang kompatibel akan diluncurkan tahun 2013.
Selain kedelapan merek tadi, European Association of Vehicle Manufacturers (ACEA) yang meliputi para pembuat mobil merek Fiat, Hyundai, Jaguar Land Rover, Renault, Toyota dan Volvo juga telah memilih sistem pengisian gabungan yang akan mereka laksanakan mulai tahun 2017 mendatang.
Setelah Eropa dan Amerika, kemungkinan besar penyesuaian charger ini juga akan menyebar karena telah dirancang untuk bekerja di semua pasar kendaraan internasional dengan standar harga, dimensi dan mekanisme keamanan.
Perjanjian-perjanjian ini dapat dilihat sebagai upaya bersama untuk menyeragamkan bentuk charger mobil listrik di seluruh dunia yang pada akhirnya akan mengurangi kompleksitas pengembangan infrastruktur, meningkatkan kehandalan pengisian, mengurangi biaya pemeliharaan dan pada akhirnya akan mengurangi total biaya kepemilikan bagi konsumen mobil listik.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas