Wow, Mobil Berbahan Bakar Udara dari India

Wow, Mobil Berbahan Bakar Udara dari India

- detikOto
Rabu, 09 Mei 2012 16:36 WIB
Wow, Mobil Berbahan Bakar Udara dari India
New Delhi - Pabrikan mobil India, Tata Motors, mengklaim kalau mereka berhasil mengembangkan mesin model yang digerakkan dengan kompresi udara. Mesin ramah lingkungan ini pun dikabarkan akan segera mereka produksi massal.

Ceritanya seperti dilansir gizmag, mesin bertenaga udara ini digarap oleh insinyur mekanik Guy Negre di tahun 1991. Berbasis di Luksemburg, Motor Development International telah melayangkan sejumlah produk dalam upaya untuk mengembangkan dan mempromosikan mesin tanpa polusi.

Sadar kalau penelitian mereka bisa menguap begitu saja tanpa diproduksi massal, MDI kemudian menggandeng Tata Motors di 2007.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tata Motors dan Motor Development International pun menandatangani perjanjian lisensi yang memungkinkan Tata Motors untuk memproduksi dan menjual mobil dengan mesin udara terkompresi di India dengan menggunakan teknologi MDI.

Perjanjian tersebut meliputi dua tahapan kegiatan meliputi transfer teknologi dan membuktikan konsep teknis teknologi tersebut.

Pada fase kedua, Tata Motors harus mampu menyelesaikan pengembangan rinci dari mesin kompresi udara ke dalam kendaraan tertentu dan aplikasi stasioner.

Tahap pertama dari program ini kini telah berhasil diselesaikan dengan terciptanya sebuah mesin konsep yang mampu berfungsi dengan mengandalkan asupan tenaga dari udara terkompresi.

Menurut rencana, dalam keterangan resminya Tata Motors mengatakan siap untuk memperlihatkan mesin tersebut yang rencananya akan ditanam ke dua kendaraan milik Tata Motors.

Setelah tahap pertama ini selesai, Tata Motors pun siap untuk menuju tahap kedua pembangunan teknologi dengan menyelesaikan pengembangan rinci tentang teknologi dan proses teknis yang diperlukan untuk industrialisasi teknologi ini ke pasar.

Bila itu terjadi, maka Tata Motors di situs resminya mengklaim di tahun-tahun mendatang mobil dengan bahan bakar udara terkompresi bukan tidak mungkin ada di pasar.
(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads