Apa Jadinya Jika Lambo Diajak Belanja?

Apa Jadinya Jika Lambo Diajak Belanja?

- detikOto
Senin, 07 Mei 2012 15:12 WIB
Apa Jadinya Jika Lambo Diajak Belanja?
London - Pengetesan sebuah mobil apalagi sebuah supercar macam Lamborghini Aventador pasti selalu berkutat untuk mencari kecepatan tertinggi yang bisa dicapainya diatas aspal. Tapi bagaimana bila pengetesan dilakukan seorang wanita untuk keperluan sehari-hari misalnya berbelanja? Tentu unik jadinya.

Adalah jurnalis Telegraph, Erin Baker yang mencoba mengetes mobil terseksi, terkencang dan tercepat milik sang banteng tersebut.

Erin mengatakan bahwa mobil ini merupakan produk seni jalanan yang menjadi salah satu impian banyak orang serta membuat mobil Ferrari tampak bagai mobil lambat ketika disandingkan.

"Tapi apa rasanya hidup dengan (atau di dalam, jika saya menjual rumah saya untuk membeli satu)? Bisakah Anda benar-benar hanya memiliki mobil ini dan menggunakannya setiap hari untuk semua kebutuhan transportasi anda? Well, ya dan tidak," kata Erin.

"Mengemudi di kota memang tidak benar-benar mudah, tapi tidak sekeras yang ditakuti. Tempat parkir bagai anak laki-laki yang rumit, karena jika Anda meninggalkannya semalam, rem akan dingin, dan mesin hanya mau menyala ketika gigi satu dan mobil didorong," imbuhnya lagi.

Dan ketika di jalan, meski masih mampu memacu ketika jalanan tampak lenggang, para pengendara mobil sport macam Lamborghini ini akan diserang oleh suara bising ketika kemacetan melanda.

Bukan oleh deru mesin di bagian belakang mobil, tapi dari suara klakson, peluit dan teriakan yang biasa terjadi di jalanan.

Tapi bagaimana ketika mobil Italia ini diajak berbelanja mingguan di Sabtu pagi? Erin pun memaparkan kalau ada empat hal yang harus Anda sadari ketika ingin melakukan hal itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama, sadarlah kalau mobil ini sangat-sangat lebar. Jadi anda kemungkinan akan cukup kesulitan untuk memarkirkannya di tempat parkir umum. Bila itu terjadi, maka kemungkinan Anda harus memarkirnya di jalan dan bila itu dilakukan, maka siap-siaplah ditilang dan terkena denda.

Kedua, mobil ini menurut Erin sangat-sangat rendah sehingga akan menyulitkan ketika akan menaruh barang belanjaan di bagasi depan yang rendah.

Ketiga, di konsol tengah ada sebuah tombol yang sangat penting karena bisa mengatur ketinggian mobil. Ini cukup membuat repot karena tombol ini harus sering dipencet agar bagian bawah mobil anda tetap aman dari 'masalah' di jalanan.

Keempat, ketika dibagian kedua tadi Erin berbicara mengenai kesulitan menaruh barang bawaan di bagasi, jangan pikir bagasi mobil ini berukuran besar. Karena Erin mengeluhkan bawa untuk menaruh 4 kantong belanja saja sudah kesulitan.

Tapi, selain kesulitan-kesulitan tadi, ada hal praktis yang bisa digunakan dengan mobil ini. Karena dengan sistem penggerak four-wheel drive, paling tidak Anda dapat membantu tetangga ketika mereka ingin pergi di jalan bersalju.

Selain itu, risiko untuk menabrak orang di jalan pun akan lebih kecil bila dibanding mobil hybrid atau listrik. Sebab bila mobil hybrid dan listrik cenderung tanpa suara, gelegar knalpot Aventador dipastikan keras untuk terdengar banyak orang dan membuat mereka minggir.

Jadi berapa nilai untuk mobil ini ketika harus digunakan sehari-hari? Ternyata Erin memberinya rating 3 bintang dari skala 5 bintang yang dia sediakan.


(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads