Jika di tanah air pemerintah terus tidak memberikan kejelasan soal pembatasan BBM, di Amerika lain ceritanya. Di negeri Paman Sam itu, energi alternatif seperti listrik terus diberdayakan agar mobil ramah lingkungan makin banyak beredar.
Seperti dilansir USA Today, satu masalah yang masih dialami mobil listrik adalah minimnya stasiun pengisian listrik. Karena itulah stasiun ini perlu diperbanyak.
Nissan misalnya, yang memproduksi mobil listrik kini berupaya menyediakan lebih banyak stasiun pengisian listrik dengan bekerja sama dengan lembaga nirlaba Adopt a Charger.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bekerja dengan Adopt a Charger, maka kami bisa menyediakan komunitas ini layanan untuk meningkatkan penerimaan mobil listrik dan membuat memiliki mobil listrik lebih menyenangkan," ujar Wakil Presiden Nissan Jon Brancheau.
Nissan di AS melepas mobil listrik Nissan LEAF dan langsung menjadi hit di Amerika menyusul tingginya harga bahan bakar minyak di sana.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi