"Bukan hanya Avanza, banyak yang akan kena dengan aturan ini," kata Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor Joko Trisanyoto kepada detikOto.
Menurutnya peraturan tersebut akan menimbulkan banyak masalah di tengah masyarakat, umumnya yang memiliki kantong pas-pasan namun ingin tetap mengendarai kendaraan.
"Karena peraturan ini ini kayaknya masalah BBM ini akan berkembang terus. Naik-turun, terus terang ini akan menyulitkan," ucapnya.
Ia pun tidak bisa memprediksi dampak seberapa besar akibat rencana tersebut. Pasalnya karakter pengguna mobil berbeda-beda. Dan pasti ada beberapa karakter konsumen yang tetap bertahan dengan peraturan tersebut.
"Saya tidak tahu karakter konsumen terkait naiknya BBM. Tapi kalau punya mobil mau enggak mau ya harus ngisi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(/)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!