Dilansir Left Lane News, Kamis (29/3/2012) Swatch sebenarnya pernah berkecimpung di industri otomotif dengan memproduksi Swatchmobile pada 1990 lalu.
Mobil ini merupakan cikap bakal mobil kecil Daimler yakni smart. Sejak kemunculan smart, Swatch tidak lagi aktif di dunia otomotif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hidrogen cair dan oksigen digunakan sebagai bahan bakar, yang menghasilkan pembakaran sempurna," ujar CEO Swatch Nick Hayek.
Swatch akan menjuluki mobil tersebut Belenos ELV2. Swatch itu akan menggunakan menyematkan baterai Lithium-ion 12kWh dan motor listrik yang sanggup melontarkan tenaga 40kW.
Sayang belum jelas spesifikasi Swatch Belenos ELV2, namun jika dipasati Swatch Belenos ELV2 menyerupai city car 2 penumpang. Selain itu belum jelas juga kapasitas mesin yang diusung.
"Apa yang kita tidak tahu adalah apakah ini cukup masuk akal secara finansial untuk memproduksi mobil ini," lanjut anak pendiri Swatch itu.
Jika ELV2 diberi lampu hijau untuk produksi, belum jelas apakah Swatch akan berjuang sendirian membangun merek mobilnya atau malah kembali bekerja sama dengan pabrikan lain.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer