Pada Butuh Mobil, Kenaikan BBM Hanya Berpengaruh Sesaat

Pada Butuh Mobil, Kenaikan BBM Hanya Berpengaruh Sesaat

- detikOto
Kamis, 29 Mar 2012 09:02 WIB
Pada Butuh Mobil, Kenaikan BBM Hanya Berpengaruh Sesaat
Jakarta - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebentar lagi naik Rp 1.500 menjadi Rp 6.000 per liter. Kenaikan ini diperkirakan akan mempengaruhi industri otomotif. Bagaimana Toyota menyikapinya?

"Dampaknya tidak terlalu besar, kaget sesaat ya pasti. Kemudian akan kembali normal, karena mobil itu dibeli karena kebutuhan. Dan orang membeli mobil itu tidak seperti beli makanan yang dibutuhkan setiap saat, kalau dia (konsumen) mau beli sebuah mobil mereka akan menabung terlebih dahulu," ujar GM Marketing Planning Customer Relation Division PT Toyota-Astra Motor Widyawati Soedigdo.

Namun jika kenaikan BBM ini justru membuat perekonomian Indonesia loyo dengan inflasi yang terlalu tinggi maka akan berdampak besar pada penjualan mobil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan memicu inflasi tinggi itu pasti akan berpengaruh. Karena turunnya penjualan bukan karena BBM tapi angka pertumbuhan perekonomian. Di 2005 BBM naik, namun di 2006 perekonomian kita drop dan membuat industri otomotif menurun," ujarnya.

Selama ini, lanjut Wiwied, yang mempengaruhi penjualan mobil bukan lah faktor kenaikan BBM. Penjualan mobil paling besar dipengaruhi oleh faktor nilai mata uang dan pertumbuhan ekonomi (PDB). "Jadi bila PDB dan nilai mata tukar uang yang berubah, baru itu bisa berpengaruh terhadap harga mobilnya. Hanya itu yang mempengaruhinya," tutupnya.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads