Penelitian terbaru itu membuat dunia makin kelabu terlebih minyak bumi dengan statusnya sebagai bahan bakar tak terbarukan saat ini jumlahnya makin menyusut.
Dengan jumlah sebegitu besar dan bila diukur dengan harga minyak saat ini, maka diperkirakan ada US$ 7 miliar (Rp 64 triliun) yang hilang akibat bensin yang sia-sia karena macet ini.
Selain itu, penelitian terbaru lainnya seperti detikOto kutip dari msnbc, Selasa (28/3/2012) terungkap kalau orang-orang Amerika secara kolektof telah membuang sekitar 5 miliar jam di kemacetan.
Pada tingkat pribadi, setiap orang Amerika diperkirakan rata-rata telah kehilangan lebih dari 30 jam setiap tahun untuk kemacetan lalu lintas, dengan angka tersebut meningkat menjadi lebih dari 70 jam di kota-kota seperti LA, Washington DC dan Chicago
Tingkat stress dan lelah diprediksi juga membuat tingkat produktifitas kerja jadi menurun dan membuat perusahaan kehilangan miliaran dollar karena kehilangan waktu produktivitas untuk bekerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!