Sebuan penelitian yang dilakukan oleh UC Berkley Safe Transportation Research and Education Centre study (SafeTREC) membuktikan bahwa sejak penggunaan ponsel di mobil di larang di California pada 2008 silam, jalanan California tercatat lebih aman dari sebelumnya.
Jumlah total kematian akibat kecelakaan pun turun hingga 22 persen dalam 4 tahun sejak larangan itu dimulai. Sementara jumlah korban jiwa karena penggunaan ponsel ketika berkendara telah turun sebesar 47 persen.
Karena itulah Direktur SafeTREC Dr David Ragland berani mengatakan bahwa hukum yang melarang penggunaan ponsel saat mengemudi berdampak positif pada pengurangan cedera dan kematian di jalan.
Meski begitu, Direktur Keselamatan Lalu Lintas California Christopher J. Murphy, hasil tersebut masih jauh dari harapan mereka yang ingin para pengemudi bebas ponsel ketika berkendara.
"Meskipun kami sangat gembira melihat bahwa larangan ponsel di California telah bekerja untuk mengurangi kecelakaan pada pengemudi yang terganggu dan penggunaan ponsel secara keseluruhan, masih terlalu banyak driver berbicara dan mengirim SMS saat mengemudi," katanya dilansir Daily Mail.
"Sebuah langkah yang baik bagi orang tua adalah untuk tidak pernah menelepon atau SMS di depan anak-anak Anda jika Anda berpikir mereka mungkin akan mengemudi di masa depan," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan 62 persen sadar bahwa SMS dan berbicara di ponsel adalah masalah keamanan terbesar di jalan raya California. Sedangkan 84 persen mengaku percakapan di ponsel atau SMS saat mengemudi merupakan gangguan paling serius saat mengemudi.
Di California sendiri denda untuk para pengemudi yang ketahuan menggunakan ponselnya saat berkendara adalah sekitar US$ 159 sampai US$ 279.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS