Pemerintah Ingin APM Ekspor Mobil ke Mancanegara

Pemerintah Ingin APM Ekspor Mobil ke Mancanegara

Syubhan Akib - detikOto
Kamis, 15 Mar 2012 18:02 WIB
Pemerintah Ingin APM Ekspor Mobil ke Mancanegara
Jakarta - Pemerintah mendorong tiap pabrikan untuk tidak hanya memasarkan mobil saja di Indonesia, tapi juga untuk memproduksi produknya di sini. Tidak hanya itu, pemerintah pun ingin Indonesia menjadi markas produksi mobil untuk diekspor ke mancanegara.

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan bahwa langkah Honda merakit Honda Brio di Indonesia merupakan sentimen positif bagi wacana yang ingin dia gulirkan itu. Apalagi, Honda juga berencana untuk mengekspor 20 persen dari produksi Brio di Indonesia untuk pasar Asia dan Ocenia.

"Yang penting, Honda memastikan pasti menambah kapasitas 60.000 unit menjadi 180.000 unit. Jadi ada peningkatan 100 persen. Dan dia memulai ekspor," ujar Hidayat setelah pengumuman pembangunan pabrik baru Honda di Kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (15/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya menyatakan problem saya: 'Anda tidak bisa membidik domestik semuanya', 'ya pak saya sudah mengerti, saya ingin memulai ekspor 20 persen, saya sudah punya marketnya kalau 20 persen dari total produksi'. Saya bilang bisa tidak menaikkan step by step," papar Hidayat.

"Tapi itu dibicarakan di tingkat dirjen, rasanya akan menjadi persyaratan mutlak (pabrikan melakukan ekspor mobil dari Indonesia)," imbuhnya.

Honda sendiri berencana untuk memperluas pabrik mereka di Karawang dari 97.575,79 m2 sampai 192.575,79 m2 dan juga meningkatkan kapasitas produksinya dari 60.000 unit/tahun menjadi 180.000 unit/tahun.

Dengan perluasan pabrik yang menelan biaya investasi hingga Rp 3,1 triliun tersebut maka ada sekitar 2.000-5.000 karyawan baru di pabrik (perakitan), 30.000 orang di 45 pemasok baru (komponen) dan 6.200 orang di 62 jaringan baru mereka.

Fasilitas produksi lama Honda sendiri memiliki kapasitas produksi sebesar 60.000 unit mobil per tahun dan telah memproduksi model-model andalan Honda di Indonesia seperti Honda Jazz, Honda CR-V dan Honda Freed.

"Honda commited bahwa Indonesia akan menjadi production base, dia percaya bahwa dengan dukungan supporting industry yang sebagian juga indonesia, dia akan bisa melakukan itu. Honda ini joint di indonesia dimana pihak indonesia memiliki saham 40 persen. Itu pertama kalinya industri otomotif dengan Jepang dimana Indonesia mendapatkan saham yang besar," pungkas Hidayat.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads