Kasus kebakaran yang dialami Nissan Juke menimbulkan keheranan bagi banyak pihak, soalnya bagaimana mobil bisa terbakar begitu hebat padahal yang ditabrak sebuah tiang reklame.
Di pasaran global Nissan sebelumnya pernah melakukan penarikan kembali (recall) mobil Juke karena kebocoran bahan bakar. Apakah recall ini terkait langsung dengan insiden yang menimpa mobil yang dikendarai Olivia Dewi subuh tadi?
Vice President Director Sales and Marketing PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Teddy Irawan kepada detikOto, Sabtu (10/3/2012) menuturkan penarikan mobil di pasar global terjadi pada Juke dengan mesin 1.600 cc dengan turbo, sementara yang beredar di Indonesia adalah Juke 1.500 cc. Jadi Juke yang sempat menjadi mobil terbaik di Indonesia itu tidak mengalami recall.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teddy menuturkan pihaknya belum mengetahui apakah ada hubungannya antara insiden kebakaran pagi tadi dengan recall.
"Kita belum tahu ada hubungannya apa tidak. Yang terbakar di luar negeri itu mesin 1.600 cc, dan indikasi kerusakan mesin 1.600 cc diawali dari mesin brebet. Dan merembet ke yang lain. Kalau yang di Jakarta kita belum tahu. Kalau saat ini kita menunggu laporan dari pihak kepolisian," tuturnya.
Sebelumnya, Juke yang ditarik dari pasaran global adalah Juke yang diproduksi di Inggris. Penarikan yang serupa terjadi pada March buatan India, Serena serta Infiniti M dan QX buatan Jepang.
Mobil-mobil yang ditarik itu adalah mobil-mobil yang dibuat pada rentang waktu Agustus 2009 sampai Januari 2012. Sekitar 93.000 mobil diantaranya ditarik di Jepang, sisanya adalah produk-produk yang tersebar di seluruh dunia.

Foto: Dokumentasi Polda Metro Jaya (Reni Kartikawati-detiknews)
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil