Biaya Perawatan Prius Sama dengan Altis

Biaya Perawatan Prius Sama dengan Altis

- detikOto
Kamis, 08 Mar 2012 17:19 WIB
Biaya Perawatan Prius Sama dengan Altis
Karawang - Meski mobil hybrid belum populer di Indonesia, Toyota percaya suatu saat nanti mobil jenis ini akan disukai oleh masyarakat. Terlebih, biaya perawatan hybrid pun sebenarnya sama dengan mobil biasa tapi memiliki keunggulan dalam segi efisiensi bahan bakar dan tingkat emisinya.

Kepala Instruktur Divisi Technical Service PT Toyota Astra Motor Sidik Pambuko mengatakan bahwa dari segi perawatan, hybrid sebenarnya sama dengan mobil-mobil pada umumnya. Biaya yang dikeluarkan pun sebenarnya sama.

Dia lalu mencontohkan bahwa ketika Corolla Altis 1.8L harus diservis di 10.000 km, 20.000 km dan 30.000 km, sedan andalan Toyota itu paling tidak membutuhkan dana sekitar Rp 456.400 untuk pembelian suku cadang fast moving. Dan mobil Hybrid Toyota pun juga berada di angka itu.

Bahkan ketika service rutin ketika mobil sudah digunakan sampai 40.000 km, Prius tergolong lebih irit dari Corolla Altis 1.8L. Bila dalam kondisi itu Corolla Altis 1.8L butuh Rp 894.200, Prius membutuhkan dana yang lebih sedikit yakni hanya sekitar Rp 812.800.

"Garansinya pun sama. Komponen yang diganti tiap servis pun rata-rata sama, masih berputar di busi, saringan udara dan lain-lain," jelas Sidik di sela-sela workshop hybrid Toyota di Karawang, Jawa Barat, Kamis (8/3/2012).

Dan meski teknologi sebuah mobil hybrid terbilang sudah canggih, para teknisi Toyota di Indonesia menurut Sidik sudah memiliki kemampuan untuk menanganinya.

"Sekarang ada 58 teknisi yang bersertifikat untuk menangani hybrid. Tahun ini akan kita tambah 72 orang lagi," imbuh Sidik.

"Teknisi-teknisi ini akan menangani mobil-mobil hybrid Toyota kalau konsumen membutuhkannya ketika memiliki keluhan di masalah teknologinya. Sementara untuk servis rutin, hybrid seperti Prius teknisi kita semua sudah bisa pegang," tuturnya.

Toyota Prius Generasi 3 yang saat ini dijual Toyota sendiri memiliki banderol sekitar RP 605 juta dan para teknisi yang sudah bersertifikat menanganinya sudah disebar ke berbagai wilayah di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, kita sudah tempatkan teknisi ahli hybrid yang bersertifikat," sebut Sidik.

Mobil hybrid generasi ketiga dari Toyota ini memadukan dua buah dapur pacu di jantungnya yakni sebuah mesin 1.798 cc yang berguna sebagai generator dan penggerak roda bila dibutuhkan serta 2 buah motor listrik.

Dengan perpaduan tersebut, Toyota Prius pun menjelma menjadi mobil irit karena Toyota mengklaim mobil ini hanya butuh 3,9 liter bensin untuk berjalan sejauh 100 km dengan produksi CO2 hanya 89 g/km.

Emisi ini 40 persen lebih rendah dari mobil dengan mesin bensin sekelasnya. Namun, mobil yang sudah terjual lebih dari 3,5 juta unit di seluruh dunia ini pun mampu berakselerasi dari diam sampai 100 km/jam hanya dalam waktu 10,4 detik saja.

Baca artikel test drive Prius di sini

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads