Gaikindo Minta Esemka Tetap Semangat

Gaikindo Minta Esemka Tetap Semangat

- detikOto
Kamis, 01 Mar 2012 18:14 WIB
Gaikindo Minta Esemka Tetap Semangat
Jakarta - Produsen mobil asing yang tergabung dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengapresiasi kehadiran mobil buatan siswa Esemka. Gaikindo pun berharap Esemka tetap semangat meski saat ini belum bisa lulus uji emisi.

Esemka dinyatakan tidak lulus uji emisi di Balai Termodinamika Motor dan Propulsi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BTMP-BPPT) Serpong, Tangerang karena Esemka Rajawali memiliki emisi gas buang yang melebihi standar.

Selain emisi, Esemka juga masih bermasalah pada lampu. Pemerintah menetapkan dalam satu lampu memiliki intensitas setidaknya 12.000 Kandela (CD), namun pada Esemka lampu kanannya baru menyinarkan 10.900 CD dan sebelah kiri sebanyak 6.700 CD.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Gaikindo Sudirman MR mengatakan bahwa dia tetap mengapresiasi Esemka dan berharap Esemka tetap bersemangat.

"Sejak awal, kami apresiasi sekali. Kita sangat terbuka," ujarnya di sela-sela perayaan 105 tahun Daihatsu di Hotel Mandarin, Jakarta, Kamis (1/3/2012).

Lebih lanjut Sudirman yang juga merupakan Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor ini lalu juga menjelaskan bahwa sejak beberapa tahun lalu pihaknya memang sudah mendukung langkah siswa SMK untuk menunjukkan kemampuannya di industri otomotif.

"Kita berikan 126 mesin dan 27 transmisi yang sebagian besar kita berikan ke SMK. Ada juga yang kita berikan ke balai penelitian Universitas. Itu tanda kita dukung SMK agar bisa berkembang," papar Sudirman.

"Selain itu, kami juga sudah sejak lama training guru SMK biar bisa mengajari siswanya," imbuh Sudirman.

Karena itulah, tidak ada alasan menurut Sudirman untuk tidak mendukung Esemka.

"Pemerintah yang menentukan aturan-aturan terkait kendaraan, jadi bukan wilayah kami untuk bicara uji emisi itu. Tapi yang jelas, apa pun mereknya, keputusan akhir sukses atau tidaknya ada di tangan konsumen," jelasnya lagi.

"Konsumen-lah yang menentukan. Kalau kami di industri selalu mendukung kemajuan industri, karena industri ini terbuka untuk semuanya," pungkas Sudirman.

Esemka sebelumnya dinyatakan tidak lulus uji emisi di Balai Termodinamika Motor dan Propulsi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BTMP-BPPT) Serpong, Tangerang karena Esemka Rajawali memiliki emisi gas buang yang melebihi standar.

Berikut tabel hasil uji emisi Esemka Rajawali.


Variabel EmisiΒ Standar Emisi Β Emisi Esemka RajawaliΒ 
CO (karbon monoksida)5 g/km11,63 g/km
HC+NOx0,70 g/km2,69 g/km

Selain emisi, Esemka juga masih bermasalah pada lampu. Pemerintah menetapkan dalam satu lampu memiliki intensitas setidaknya 12.000 Kandela (CD), namun pada Esemka lampu kanannya baru menyinarkan 10.900 CD dan sebelah kiri sebanyak 6.700 CD.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads