Cita-cita produksi massal Esemka untuk sementara harus kandas dulu setelah Kementerian Perhubungan menyatakan Esemka Rajawali tidak lulus dalam uji emisi.
Direktur Pelayanan dan Pengembangan Solo Techo Park (tempat produksi Esemka) Gampang Sarwono pun kaget mendengar berita tersebut.
"Hah, masa? Saya baru tahu secara resmi. Kalau ada yang harus diperbaiki ya kita perbaiki, kita lihat kekurangannya apa," kata Gampang kepada detikOto, Kamis (1/13/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti saya akan jelaskan lagi. Coba saya lihat dulu, biar saya cek ke sana (Kemenhub)," tuturnya.
Sementara pihak SMKN 2 Solo selaku pengembang Esemka Rajawali mengaku siap melakukan perbaikan hingga sesuai standar emisi yang diinginkan pemerintah.
"Saya tidak masalah, dari sisi SMK tidak ada masalah. Tapi tidak tahu di Pak Walikota dan Wakilnya. Upaya untuk menggolkan Esemka itu maju terus. Kita akan lakukan untuk perbaikan. Jika secara teknis harus ada yang diperbaiki, ya kita lakukan sesuai ketentuan," kata Kordinator Pembelajaran Industri Kreatif di SMKN 2 Surakarta, Dwi Budhi Martono.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan