"Pabrik ini bisa saja terealisasi dengan cepat bila volume sudah mencapai 10.000 per tahun. Dan rencananya pabrik kami memproduksi 1 tipe mencapai 4 ribu unit per tahun," ujar Presiden Direktur PT Chery Mobil Indonesia Hosea Sanjaya di Jakarta.
Namun hal ini bisa saja terjadi, soalnya Chery ini merupakan produk global. Seperti Chery Easter 2.0L diproduksi Malaysia, sedangkan Chery TransCab 1.1L pikap yang mampu mengangkat hingga 1 ton ini diproduksi di Cina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hosea pun mengatakan akan mendukung program pemerintah, dengan melahirkan kendaraan low cost and green car.
"Oh iya dong, kami juga sedang mempersiapkan kendaraan low cost and greencar. Chery juga standar global dan berpedoman ke kendaraan Eropa, jadi tidak mungkin kita mengurangi harga dengan mengurangi kualitas," ujar Hosea.
Tidak berhenti sampai disitu, Hosea pun menjanjikan bahwa Chery akan segera bergabung ke Gaikindo. "Dan sesegera mungkin masuk ke Gaikindo. Dan untuk ajang IIMS masih kami formaturkan," tutupnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan