Kepolisian Negara Republik Indonesia melaporkan bahwa di tahun 2011 terjadi lebih dari 106 ribu kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan lebih dari 30 ribu kematian dan lebih dari 145 ribu korban cedera.
"Keamanan di jalan merupakan masalah yang sangat serius di Indonesia, dan ini merupakan hal yang berkaitan erat dengan bisnis kami," ujar Managing Director Ford Motor Indonesia Bagus Susanto dalam siaran pers, Selasa (21/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program ini menggunakan pelatihan online, pengajaran di kelas dan praktik langsung di lapangan untuk meningkatkan proses pembelajaran dan menjembatani kesenjangan pengalaman lebih dari 500.000 pengendara dari berbagai tingkatan usia.
Di Indonesia, pelatihan berkendara mencakup antisipasi terhadap kondisi jalan, penerapan teknik berkendara hemat bahan bakar, menghindari berkendara dengan kecepatan tinggi dan menjaga kendaraan tetap terawat dengan baik untuk mencapai penghematan bahan bakar yang optimal.
Keterampilan berkendara aman berfokus pada penggunaan sabuk pengaman, pengenalan dan antisipasi terhadap perubahan kondisi lalu lintas, menghindari gangguan konsentrasi saat mengemudi dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
"Kami bukan hanya berkomitmen untuk menyediakan kendaraan yang terdepan dalam hal keselamatan, kualitas dan penghematan bahan bakar kepada pelanggan, melalui pelatihan DSFL, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman mereka dan membantu mereka berkendara dengan lebih baik, lebih aman, dan dengan tingkat kesadaran yang lebih tinggi terhadap kendaraan lain di jalan," ujar Bagus.
DSFL Ford saat ini sudah memasuki tahun kelima. DSFL digelar di pasar Ford di Asia Pasifik dan Afrika, yang mencakup Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, China, India, Taiwan dan Afrika Selatan. Program DSFL telah disesuaikan untuk setiap pasar ini agar mencerminkan lingkungan berkendara dan kondisi jalan setempat.
Beberapa contohnya mencakup penyesuaian pelatihan DSFL di Asia Tenggara yang menyertakan kiat berkendara di saat banjir dan di area yang licin, dan di China dimana salju di bagian utaranya mengakibatkan kondisi jalan yang licin dan kadang berbahaya, serta di Amerika Serikat yang menargetkan pengendara remaja di tingkat sekolah menengah.
DSFL menyediakan pelatihan dalam keterampilan berkendara yang aman dan lebih hemat bahan bakar. Banyak peserta DSFL di Asia yang merupakan pengendara pemula karena peningkatan ekonomi wilayah ini telah mendorong kenaikan pesat dalam kepemilikan kendaraan. Sampai saat ini, 50.000 orang telah berpartisipasi dalam program di seluruh Asia dan 12.000 lainnya diperkirakan ikut serta di tahun 2012, termasuk 1.000 peserta di Indonesia.
Ford mendapatkan dukungan dari Asia Injury Prevention Foundation (AIPF) dan bermitra dengan Jakarta Defensive Driving Center (JDDC) untuk meningkatkan kesadaran mengenai praktik berkendara aman, dan telah menyelenggarakan sesi untuk beragam peserta - yang semuanya disediakan secara gratis.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi