Untuk mewujudkan ambisinya itu, Mitsubishi pun dikabarkan akan menggandeng perusahaan otomotif lokal, Guangzhou untuk membangun sebuah perusahaan joint venture yang menurut rencana akan diluncurkan di September 2012.
Seperti diberitakan sebelumnya, divisi mobil Mitsubishi mulai keluar dari Eropa setelah penjualan mereka yang tidak berkembang. Pabrik mereka di Belanda yang menjadi pusat produksi di benua biru pun akan ditutup.
Tapi sebagai gantinya, Mitsubishi berencana akan memfokuskan diri di dataran China dengan menggandeng Guangzhou sebagai partner disana.
Sebelumnya, Mitsubishi juga sudah menggandeng SouEast Auto di Provinsi Fujian untuk memproduksi Lancer tapi ternyata tidak bisa bersaing dengan Ford Focus di China.
Lalu Mitsubishi diketahui juga bekerja sama dengan Changfeng yang pada akhirnya dilebur menjadi Guangzhou Auto di 2009 sehingga Mitsubishi menganggap hal itu bisa dilirik sebagai peluang untuk berkerja sama dengan Guangzhou Auto karena memiliki keterikatan masa lalu.
Media China seperti dilaporkan China Car Times banyak membahas hal ini dan pembicaraan antara Mitsubishi dan Guangzhou sudah menemui kesepakatan untuk mendirikan perusahaan patungan baru dengan persentase 50:50 yang akan secara resmi diumumkan dan diperkenalkan pada bulan September tahun ini.
Perusahaan patungan baru tersebut ditujukan untuk menjual 250.000 mobil Mitsubishi dalam tiga tahun operasi pertama disana.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
Ini Masalah Teknis yang Bikin Taksi Listrik Berhenti di Perlintasan KA