Buruh Mogok Kerja, Pabrik Suzuki Lumpuh

ADVERTISEMENT

Buruh Mogok Kerja, Pabrik Suzuki Lumpuh

- detikOto
Kamis, 02 Feb 2012 20:58 WIB
Jakarta - Demo buruh kembali terjadi dan kini pabrik perakitan milik produsen otomotif Suzuki yang pada akhirnya dikabarkan membuat pabrik yang berada di Tambun, Jawa Barat lumpuh. Para petinggi Suzuki pun memilih bungkam.

Unjuk rasa tersebut terjadi di pabrik PT Suzuki Motor Indonesia (SIM) yang berada di kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Ribuan pekerja memilih melakukan mogok kerja yang pada akhirnya merugikan Suzuki hingga miliaran.

Sebab aktifitas merakit mobil maupun motor yang biasa dilakukan setiap harinya terpaksa harus berhenti.

Mogok kerja itu sendiri didasari oleh tuntutan pekerja yang ingin agar perusahaan menaikkan gaji mereka sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Bila hal itu tidak dipenuhi, maka para buruh ini mengancam akan meneruskan aksi mogok kerja mereka paling tidak hingga tanggal 20 Februari mendatang.

"Saya tidak bisa komentar karena ini sensitif," ujar Komisaris Indomobil Group, Gunadi Sindhuwinata kepada detikOto, Kamis (2/2/2012).

Padahal setiap harinya pabrik yang yang memiliki kapasitas produksi mobil hingga 80.000 per tahun dan 1,2 juta motor per tahun setiap harinya harus merakit sekitar 500 mobil dan 1.000 motor.

Kejadian mogok kerja ini tentu saja akan mengganggu iklim investasi mengingat Suzuki sudah mengumumkan akan menyiram dana hingga 10 miliar yen atau sekitar Rp 1,17 triliun untuk membangun sebuah pabrik baru di kawasan Karawang yang akan menempati lahan seluas 1,3 juta meter persegi.

Pabrik baru tersebut selain akan dibangun untuk ikut serta dalam program mobil murah dan ramah lingkungan atau Low Cost and Green Car yang sedang dipersiapkan pemerintah, pabrik baru itu juga akan digunakan untuk menambah kapasitas produksi mobil anyar mereka, Suzuki Ertiga yang akan didaulat sebagai tulang punggung Suzuki di masa depan.

"Saya belum bisa komentar karena saya di kantor terus. Tidak tahu perkembangan disana. Jadi saya belum bisa komentar dulu," elak Direktur Marketing Suzuki Indomobil Sales, Endro Nugroho.

(syu/ddn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT