DPR Diminta Membuat Kriteria Mobil Nasional

DPR Diminta Membuat Kriteria Mobil Nasional

- detikOto
Selasa, 31 Jan 2012 16:10 WIB
DPR Diminta Membuat Kriteria Mobil Nasional
Jakarta - Pemerintah menegaskan kalau siap membantu mewujudkan mobil nasional Indonesia. Hanya saja, sebelum proyek itu berjalan, pemerintah meminta DPR untuk membuat kriteria mobil nasional agar tidak terjadi kerancuan.

Menteri Perindustrian MS Hidayat dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR meminta agar para anggota dewan membuatkan sebuah kriteria mengenai apa sebenarnya mobil nasional itu.

"Saya berharap Panja (panitia kerja) membantu membuat kriteria mobnas. Seperti apakah kategori dan kriteria mobnas. Apakah itu 100 persen dimiliki Indonesia baik teknologi atau perusahaannya, apa bisa step by step sepeti Malaysia, India," papar Hidayat di Jakarta, Selasa (31/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kriteria ini dianggap penting karena akan menyangkut 'pelayanan' yang ingin pemerintah berikan pada mobil nasional itu. Sebab, hingga saat ini dikalangan industri sendiri definisi mobil nasional itu juga masih rancu.

Antara mobil merek lokal ataukah mobil merek asing tapi sudah dirakit di Indonesia menggunakan komponen lokal dan tenaga kerja Indonesia.

"Jadi you musti bilang menteri perindustrian sangat mendukung lahirnya mobnas. Tapi kriteria mobnasnya harus kita sepakati, kemudian kita mulai melangkahnya secara rasional, supaya gak gagal," pungkas Hidayat.

Terkait Esemka, pemerintah mengatakan kalau mobil-mobil itu adalah purwarupa yang tidak menutup kemungkinan untuk ditingkatkan ke skala industri meski akan ada banyak tantangan mewujudkannya.

Begitu pula dengan mobil-mobil merek lokal lainnya, banyak tantangan yang harus dihadapi dan karena itu semuanya harus disiapkan kalau memang Indonesia serius ingin memiliki mobil nasional yang bisa bersaing di pasar.

"Kalau kita sampai ke skala industri apa yang harus kita siapkan. Sebagai contoh, Pemerintah bisa saja memberi kebijakan membeli mobnas-mobnas itu, tapi kelanjutannya," katanya.




(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads