Karena itulah, produsen mobil Jaguar yang di Eropa terkenal dengan kehandalan mesin dieselnya masih sangat berhati-hati untuk memasukkan varian bermesin diesel kesini.
"Di Eropa, diesel kita sangat laris, tapi di Indonesia belum kita bawa, karena kita sangat berhati-hati dengan bahan bakar di sini," ungkap Darwin Maspolim, Chief Operating Officer PT Grandauto Dinamika yang merupakan distributor mobil Jaguar di Indonesia.
Darwin lalu menjelaskan kalau mesin diesel di Eropa saat ini sudah mengusung standar emisi Euro5 yang bersih namun tetap mampu menyuguhkan power yang tidak kalah dengan mesin bensin.
"Masalahnya di Indonesia kan masih Euro2, kita tidak mau nanti mobil konsumen kenapa-kenapa," cetusnya di Jakarta.
Contoh keperkasaan Jaguar dalam urusan mesin diesel ini dapat di lihat di Jaguar XF 2.2D yang ketika di tes mampu berjalan dari kantor pusat Jaguar di Birmingham, Inggris hingga ke Munich di Jerman hanya dengan solar yang terisi di dalam tangki yang mampu menampung 64 liter solar.
Β
Padahal jarak perjalanan itu adalah 1.312 km. Dan ini merupakan salah satu pencapaian terbesar yang ditorehkan Jaguar dan merupakan mesin sedan paling efisien bahan bakar yang pernah dibuat Jaguar dalam sejarah perusahaan.
Jaguar XF 2.2D mengusung sebuah mesin diesel standar empat silinder yang sudah dilengkapi dengan turbo-diesel. Dengan begitu, mesin berkapasitas 2.2 liter yang digendongnya tersebut mampu menghirup bahan bakar pada tingkat rata-rata 4,9 liter/100km atau 1:20,4 km per liter.
Terlihat biasa? Tidak juga. Sebab Jaguar XF 2.2D ini memiliki tenaga sebesar 142 kW dengan torsi sebesar 450 Nm yang membuatnya mampu berakselerasi dari diam sampai 100 km perjam hanya dalam waktu 8,5 detik saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT













































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu