Di tahun 2011 lalu, pasar mobil Irak berhasil menyerap sekitar 115 ribu mobil di tengah populasi rakyat Irak yang hampir 30 jutaan.
Angka tersebut sudah lumayan tinggi untuk ukuran sebuah negara yang sedang bergolak, apalagi ketika 2004, saat perang bergolak, penjualan mobil di negara itu hanya 25 ribu unit.
"Ini menarik," kata eksekutif GM Warren Browne seperti detikOto kutip dari Detroit News, Sabtu (21/1/2012).
GM sendiri menurut Browne menjual 35.000 mobil yang sebagian besarnya adalah mobil model SUV dan pikap meski sedan-sedan dari merek Chevrolet dan Cadillac juga terbilang laku disana.
Selain Irak, penjualan mobil di region Timur Tengah pun menurut Browne juga meningkat hingga 13 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun masalahnya, pergolakan yang kadang masih terjadi membuat resah banyak pihak. Apalagi pengendara Irak sering kali tidak punya asuransi dan banyak penculikan pengemudi mobil mewah.
Tapi, GM tetap yakin. Bahkan GM yang pernah merencanakan membangun pabrik mobil di Irak pada 21 tahun yang lalu sedang memikirkan ulang untuk mewujudkannya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer