"Dahulu banyak muncul mobil nasional tapi sistem tidak dibangun secara utuh
sehabis produksi, pasarnya tidak disiapkan ya gagal," ujar Walikota Solo Joko Widodo di sela-sela rapat kerja pemerintah di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/1/2012).
Karena itulah, Esemka kini tengah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang seperti halnya pabrikan besar. Meski kapasitas produksinya tidak ribuan, sekitar 200 atau 300.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu jaringan purna jual juga tengah disiapkan. Apalagi sebelumnya Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) sudah bersedia menjadi agen pemasaran Esemka di seluruh Indonesia.
"Ini akan menjadi kebangaan kita, semua dipegang kita, prisipal kita, brand kita, mesin dibuat sendiri, bodi dibuat sendiri. Yang masih impor transmisi, sasis, dan fuel pump," ujar Brand Ambassador Esemka ini.
Joko pun menambahkan Esemka akan dibawa ke Jakarta minggu depan untuk mengikuti uji emisi. Gara-gara emisi yang belum standar ini lah yang mengganjal produksi massal Esemka.
"Minggu depan. Ya pokoknya dibawa ke Jakarta. Nanti tak puterin, sudah
semua. Nanti yang penting uji emisi, habis itu siap nanti akan dibawa ke Sentul," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Haram Dilakukan saat Ujian Praktik SIM C, Sepele tapi Bikin Auto Gagal
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun