Gaikindo: Bikin Mobil Murah Gampang Sekali

Gaikindo: Bikin Mobil Murah Gampang Sekali

- detikOto
Rabu, 18 Jan 2012 13:25 WIB
Gaikindo: Bikin Mobil Murah Gampang Sekali
Jakarta - Harga mobil di Indonesia bisa dibilang lebih mahal bila dibandingkan dengan negara lain. Hal itu terjadi karena banyaknya pajak yang dibebankan. Bila pajak dilepas, maka harga mobil di Indonesia niscaya akan turun 40 persen dari harga sekarang.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto menjelaskan kalau ada 40 persen pajak yang dibebankan dari harga yang harus dibayarkan pembeli ketika membeli mobil baru.

Saat ini sendiri segmen mobil terlaris menurut Jongkie adalah segmen mobil berharga Rp 150 jutaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang pajak kendaraan itu sekitar 40 persen yang masuk ke kantong pemerintah melalui PPN, BBN, PPnBM, PKB dan lain. Kalau pajak ini jadi 0, harga mobil yang Rp 150 juta tadi bisa jadi Rp 90 jutaan," ungkap Jongkie.

Dengan skema yang dijelaskan Jongkie tadi, berarti sebenarnya sebagian mobil yang dijual di Indonesia sebenarnya bisa dilepas di bawah harga Rp 100 jutaan.

"Jadi sebenarnya kalau ingin bikin mobil murah gampang sekali," tandasnya.

Harga mobil terlaris di Indonesia sendiri didominasi mobil-mobil yang berharga dibawah Rp 150 juta dengan sistem penggerak 4x2 dan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc. "Memang di situ daya beli kita kebanyakan," imbuhnya.

Harga mobil di Indonesia menurutnya jauh lebih mahal dibanding negara lain bahkan bila dibandingkan dengan Jepang dan Amerika sekalipun.

Memang, hal itu menurut Jongkie tidak bisa dilakukan karena pajak adalah salah satu pendapatan negara. Tapi paling tidak, pemerintah bisa mengurangi angka itu agar industri bisa makin hidup lagi.

Dan kemungkinan langkah pemerintah berbaik hati itu akan diwujudkan dalam program low cost and green car atau program mobil murah dan ramah lingkungan.

"Kami bersedia mengurangi laba dan profit, tapi pemerintah juga harus mau mengurangi tarif-tarif tadi," tandasnya.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads