Tantangan Ford di 2012

Tantangan Ford di 2012

- detikOto
Rabu, 18 Jan 2012 09:06 WIB
Tantangan Ford di 2012
Jakarta - Boleh jadi Ford mengalami peningkatan penjualan meningkat secara drastis ditahun 2011. Dengan Ford fiesta yang menjadi ujung tombak penjualan disusul dengan varian lainnya. Namun memasuki 2012 bukan berarti Ford tidak menghadapi tantangan.

"Tantangan terbesar di 2012 aspek eksternal ketidakpastian. Saat ini suku bunga bagus, inflasi rendah dan di 2012 semoga masih bagus. Selain itu ketidakpastian selanjutnya ada pada krisis ekonomi Eropa," ujar Managing Director PT. Ford Motor Indonesia, Bagus Susanto

Namun Bagus susanto juga memprediksi krisis perekonomian Eropa tidak akan terlalu berdampak di Indonesia.

"Setelah saya berbicara dengan beberapa pakar perekonomian, krisis Eropa tidak akan terlalu berpengaruh terhadap kita(Indonesia). Bahkan para pakar yakin perekonomian kita akan tumbuh, karena kebutuhan ekspor kita dari Eropa sangat kecil,"kata Bagus.

Hal inilah yang membuat Ford untuk menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi kerasnya persaingan ditahun 2012.

"Oleh karena itu kita akan menambahkan diler dan produk baru. Kenapa kami menyiapkan itu, karena faktanya konsumen di Indonesia belum familiar produk kami. Seperti pada varian Ford All New Ranger, banyak yang tidak mengetahui bahwa kendaraan ini baik dalam efisiensi bahan bakar,"ungkap Bagus.

Penambahan Diler

Salah satu strategi Ford untuk meningkatkan penjualan di tanah air, dengan memperbanyak outlet Ford.

"Kami akan memperbanyak jaringan 8 outlet baru, seperti di Bekasi, Cibubur, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Lampung, Medan, Wanokwari. Dan semuanya ini akan terealisasi hingga akhir tahun 2012. Dan ini memang membutuhkan waktu, seperti kontruksi bangunan, serta pembebasan lahan,"ujar Bagus.

Bagus juga menambahkan bahwa setiap diler baru Ford akan mampu menyedot sumber daya manusia yang lumayan banyak.

"Selain itu kita mempunyai program Ford Academy, kita ingin membangun dengan team 100 persen yang mampu melatih sales, mekanik. Namun program ini juga bertujuan untuk mempertahankan SDM yang terlatih agar tidak pindah kemerek tetangga,"tutup Bagus.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads