235.500 Mini Cooper Ditarik di Seluruh Dunia

235.500 Mini Cooper Ditarik di Seluruh Dunia

- detikOto
Selasa, 17 Jan 2012 13:09 WIB
235.500 Mini Cooper Ditarik di Seluruh Dunia
Frankfurt - Setelah menarik kembali (recall) puluhan ribu mobil Mini Cooper di Amerika Serikat, akhirnya kampanye recall ini meluas ke tataran global. 235.500 mobil Mini akhirnya ditarik karena adanya masalah pada sistem elektrik yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Penarikan tersebut diumumkan oleh BMW yang menjadi pemegang merek Mini karena papan sirkuit elektronik di Mini Cooper dianggap bisa menjadi terlalu panas dan menyebabkan kebakaran kendaraan.

Seorang juru bicara perusahaan seperti detikOto kutip dari reuters, Selasa (17/1/2012) mengatakan bahwa recall ini merupakan tindakan pencegahan dan BMW belum menelukan adanya kecelakaan atau cedera yang disebabkan oleh cacat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, 89.000 mobil ditarik dari Amerika Serikat serta 22.000 mobil di Jerman dan 30.000 di Inggris. Namun belum diketahui apakah Mini yang ada di Indonesia mengalami nasib serupa atau tidak.

Mini Cooper sendiri adalah Mini Cooper S model tahun 2007-2011, Mini Cooper S Clubman model tahun 2008-2011, Mini Cooper S Convertible model tahun 2009-2011 dan beberapa model yang yang diproduksi antara November 2006 sampai Januari 2011.

Penarikan kembali ini sendiri muncul setelah ada 81 laporan terkait water pump yang gagal bekerja dan 4 mesin mobil yang terbakar di seluruh dunia sejak 2009 silam.

BMW telah menyelidiki masalah ini sejak Juli 2009, saat laporan pertama dari kegagalan water pump diterima. Kegagalan komponen ini bekerja membuat papan sirkuit elektronik rusak dan terlalu panas.

Dua mesin terbakar pada Mei dan Juni 2010 dan BMW pada bulan Juli langsung membentuk tim untuk secara lebih intensif mempelajari masalah ini. Meski BMW mengatakan tidak ada yang terluka mengenai hal tersebut.

Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) sendiri baru membuka penyelidikan pada bulan Oktober silam dan meminta BMW memberi informasi terakhir terkait hal ini.


(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads