Sebanyak 16 orang pengusaha asal Jepang yang tergabung di Entrepreneur Organization (EO) Jepang hari ini pada Kamis (1/12) silam mengunjungi Authorized Toyota dealer Plaza Toyota di Serpong. Kedatangan mereka untuk mempelajari peluang bisnis di Indonesia.
Para pebisnis asal Negeri Sakura tersebut kebanyakan bergerak di bidang teknologi e-commerce, perdagangan, otomotif, advertisement, usaha restoran dan event promotion.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pria yang juga tergabung dalam Entrepreneur Organization (EO) Indonesia itu, mereka (Entrepreneur Organization (EO) Jepang) bisa saja membuka usaha diluar otomotif, seperti makanan, restoran dan lainnya di RI.
"Intinya selain bisnis otomotif mereka juga ingin tahu bisnis lainnya di Indonesia. Makanya mereka kita undang dan datang ke kita untuk mencari tahu soal itu. Mereka ingin tahu peluangnya seperti apa di Indonesia," ucapnya.
Selain mendapatkan presentasi soal penjualan mobil di RI dan berkeliling showroom 3S Plaza Toyota sekitar 1 jam, gayung pun bersambut. Salah satu member Entrepreneur Organization (EO) Jepang, Masahito Taniguchi mengatakan dirinya tertarik membuka usaha bisnis jual mobil online di Indonesia.
"Ingin buka bisnis online, seperti jual mobil bekas dan lelang mobil. Mungkin juga sparepart tapi lebih tertarik ke lelang mobil. Saya tertarik untuk buka bisnis mobil online di Inedonesia," Masahito yang juga punya punya usaha jual-beli month bil online di Jepang.
Sayangnya ia belum bisa menjelaskan kapan niatnya bakal terealisasikan di RI. Menurutnya masyarakat Indonesia sangat antusias dengan roda empat. Terbukti 5.000 member orang Indonesia sudah tergabung dalam situs miliknya. Kebanyakan orang Indonesia memesan mobil dari Jepang langsung. Namun sayang karena terkendala regulasi ia tidak bisa memenuhi keinginan masyarakat Indonesia
"Sudah 5.000 orang Indonesia tergabung menjadi member si situs saya. Mereka kebanyakan pesan mobil. Tapi saya tidak bisa ekspor ke Indonesia karena terkendala regulasi," ucapnya.
Sekedar Informasi, member yang tergabung di dalam Entrepreneur Organization (EO) adalah perkumpulan pengusaha dengan omset minimal 10 miliar per tahun.
Selain Masahito pengusaha lainnya asal Jepang, Kato menyatakan ingin membuka cabang sparepart motor di Indonesia. Di Jepang ia sudah membuka usaha sparepart motor dengan omset 10 miliar per tahunnya. "Di Jepang saya buka usaha sparepart segala jenis motor. Melihat Indonesia yang begitu potensial, bisa jadi saya buka usaha juga di Indonesia," tutur Kato.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Meski Ditunda, Pick Up Mahindra Buat Kopdes Sudah Tiba di Priok