Mesin mobil Esemka dirakit oleh siswa Sekolah menengah Kejuruan (SMK) 4 Jakarta. 5 mesin itu bisa dikerjakan dalam satu hari hanya dengan 15 siswa saja.
"SMK 4 Negeri Jakarta memang merakit langsung mesinnya, dimana komponen yang terurai dibuat menjadi 1 unit mesin. Merakit satu unit mesin kalau 3 siswa 1 hari. Dan ini kita kan pararel, misalnya hari ini ada 15 siswa yang piket. Para siswa ini bisa merakit 5 unit mesin dalam satu hari," kata Guru Elektronik dan Industri SMKN 4 Jakarta Agus Martoyo saat dihubungi detikOto, Jumat(13/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mau meningkatkan jumlah hasil rakitan mesin lagi tinggal menambahkan SDM nya saja. Meski pabrikan mesin sebenarnya (APM) itu minimal 50 unit sehari. Karena biasanya kan ini sistem conveyer dan berdasarkan durasi waktunya agar sesuai dengan targetnya," ujar Agus.
Tidak berhenti sampai disitu para siswa SMKN 4 Jakarta tidak mengalami kesulitan yang berarti dalam pembelajaran merakit mesin.
"Untuk merakit sebuah mesin itu, sekolah tidak ada hambatan karena komponennya sudah lengkap. artinya kami juga merakitnya sesuai standart SOP dan prosedurnya, karena ini akan dipakai. Dan mesin ini akan dites dan semuanya dengan QC (quality control) yang sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan. dan laik jalan," tutup Agus.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi