Di tengah pasar otomotif yang bakal semakin terbuka tersebut, mobil Esemka buatan para siswa tersebut akan bersaing dengan mobil impor dan mobil dari negara lain yang diproduksi di dalam negeri.
"Selain sebagai mobil nasional, Esemka juga untuk menyikapi AFTA. Kalau kita (Indonesia) sudah punya mobil sendiri ya aman," tutut Kordinator Pembelajaran Industri Kreatif di SMKN 2 Surakarta, Dwi Budhi Martono kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabarnya agar lebih baik pihak SMK akan menggandeng industri kecil di Indonesia. "Kita maju bersama dengan industri kecil di Indonesia. Masih ada kemungkinan dengan industri besar tapi kita utamakan dengan UKM," yakinnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?