"Harapannya, pada tahun 2013 nanti rintisan komersialisasinya dapat segera dimulai," kata Mendikbud M Nuh saat kunjungan kerja di Kabupaten Pacitan, Sabtu (7/1/2012).
Selain itu, persiapan lain yang harus dilakukan meliputi beberapa pengujian. Antara lain meliputi ketahanan komponen serta uji sistem secara keseluruhan. "Termasuk diantaranya uji emisi gas buang," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan nggak mungkin sudah masuk komersialisasi tapi produksinya hanya satu-satu," tandasnya.
Tentang kekhawatiran sejumlah pihak terhadap kemungkinan intervensi dari produk buatan luar negeri, M Nuh mengungkapkan, kuncinya adalah kesadaran dari masyarakat maupun jajaran pemerintahan untuk menggunakan buatan sendiri. Sebab, tanpa pangsa pasar yang jelas, produk ini dipastikan tidak akan dapat berkembang.
"Kita ingin punya kebanggan sendiri yang dihasilkan anak-anak bangsa," imbuhnya.
Sebagai langkah awal, Kementerian P & K akan menginstruksikan agar instansi di jajarannya menggunakan mobil Esemka sebagai kendaraan operasional. Tentunya setelah melewati fase ujicoba.
"Sebagai bentuk apresiasi, sepatutnya jika berbagai pihak ikut mendorong berkembangnya mobil Esemka," pungkas Mendikbud.
(fat/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas