Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan kepada detikOto, di kantornya, Jumat (6/1/2012).
"Kita sudah langsung mengirimkan orang untuk menjelaskan ke sana yang dipimpin kepala sub direktorat teknik sarana Ditjen Perhubungan Darat untuk mejelaskan ke Pak Walikota (Walikota Solo Joko Widodo-red), kita tidak pernah mempersulit," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya berbagai pihak termasuk Wakil Ketua DPR Pramono Anung berharap pemerintah mendorong Esemka menjadi mobil nasional. Memberikan sertifikat laik jalan, dan membatasi impor mobil saat mobil Esemka diproduksi massal.
Pramono berharap Kemenhub mempermudah pemberian sertifikat laik jalan. Nah kalau ada mafia impor yang bermain, harus dilawan.
"Ya harus dilawan lah. Selama ini mobil impor sudah mendapatkan privilege lebih. Harus ada political will pemerintah agar bangsa kita mampu membuat mobil nasional," tegas Pramono.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Sewa Rp 160 Juta/Bulan, Segini Harga Mobil Land Rover yang Dipakai Wali Kota Samarinda