Namun, bila hal itu terealisasi, ada catatan khusus yang ingin ditekankan oleh Roy terkait hal ini. "Kalau untuk anggota dewan, jangan pakai anggaran negara," cetusnya kepada detikOto, Selasa (3/1/2011).
Roy yang duduk di Komisi I DPR RI tersebut mengungkapkan dirinya akan mendorong para anggota dewan untuk menggunakan produk karya anak bangsa ini, tapi tidak akan mendorong DPR untuk menganggarkannya dari uang negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roy pun mengaku siap membeli mobil ini. Dan bila terealisasi mobil Esemka ini akan menjadi mobil termuda dari jajaran mobil miliknya.
"Saya setiap hari pakai Camry tahun 2000. Itu mobil saya paling muda. Kalau tidak Camry, saya pakai Masterpiece tahun 95 atau (Mercy) Boxer tahun tahun 90. Jadi kalau saya punya Esemka, ini mobil paling muda," ujar Roy.
Roy mengaku dirinya sudah tertarik untuk membeli mobil ini sejak tahun 2009 silam ketika pertama kali melihatnya. Saat itu, mobil ini dikenalkan ke hadapan Presiden SBY.
Namun ketika itu mobil tersebut masih berupa purwarupa, jadi niatan Roy untuk menjadi pemilik Esemka harus ditunda, tapi kini setelah resmi dipasarkan, Roy pun kembali mengatakan keinginannya tersebut.
Bila gayung bersambut, Roy berharap teman-temannya di DPR mau mengikuti langkahnya membeli mobil ini. Karena dengan anggota DPR yang mencapai 560 orang produksi Esemka tentu bisa berkembang apalagi bila hal ini diikuti oleh anggota DPRD serta pejabat pemerintah seperti Gubernur, Walikota dan Bupati.
"Bila gayung bersambut, ini tentu sangat baik. Karena dalam hukum ekonomi makin banyak kuantitasnya kan harga jadi bisa ditekan. Kalau Gubernur, walikota, bupati dan anggota dewan mau mempelopori jumlahnya produksinya kan bisa lumayan, komponen juga tidak akan bermasalah," jelasnya.
"Nanti saya akan dorong anggota DPR untuk ikut menggunakannya. Saya akan sentil juga ketua DPR, Pak Marzuki untuk ikut menggunakannya," pungkas Roy.
Walikota Surakarta Joko Widodo dan wakilnya sendiri sebelumnya sudah mempelopori dengan memilih mobil nasional garapan siswa-siswi SMK, Esemka sebagai mobil dinas.
Mobil bermodel Sport Utility Vehicle (SUV) ini diperkuat dengan mesin bensin 4 silinder berkapasitas 1500 cc dengan teknologi multi point injection rakitan 2011. Mesinnya mampu menghasilkan tenaga sebesar 105 hp pada putaran 5.500 rpm dengan torsi maksimum mencapai 145 Nm di 4.100 rpm.
Mobil ini mampu menampung 7 orang karena mempunyai panjang 5.035 mm, lebar 1.690 mm,dan tinggi 1.630 mm, sehinga mobil tersebut tergolong handal untuk keluarga Indonesia. Apalagi mobil tersebut masih bisa mengkonsumsi bahan bakar bensin (RON 88) atau premium dengan kapasitas tangki 75 liter.
Hebatnya Esemka sudah tersemat fitur elektronik mirip SUV premium lainnya, misalnya power steering, central lock, power windows, AC dual zone, sensor parkir, dan CD player. Sementara itu ATPM selaku penjual dan distribusi Esemka akan dipegang oleh PT Solo Manufaktur Kreasi.
Walikota Surakarta Joko Widodo menyebutkan jika diproduksi massal mobil ini harganya mencapai Rp 95 juta.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...