2012, Tahun Berat untuk Industri Otomotif

2012, Tahun Berat untuk Industri Otomotif

- detikOto
Selasa, 27 Des 2011 10:26 WIB
2012, Tahun Berat untuk Industri Otomotif
Ingolstadt - Industri otomotif khususnya Eropa diperkirakan akan mendapatkan tahun yang berat di 2012 dibanding tahun ini. Namun meski lebih berat, industri otomotif akan tetap berkembang dalam 10 tahun ke depan berkat pasar di negara berkembang.

"(Meski tahun depan lebih berat) Hal ini bukan berarti membuat kita jadi pesimistis," ujar CEO Audi Rupert Stadler dalam wawancara khusus dengan Reuters.

Dia memperkirakan orang-orang China akan lebih banyak lagi membeli mobil meski beberapa kota di negara tersebut menerapkan kebijakan pembatasan kendaraan. Stadler memperkirakan pasar otomotif China akan berkembang sampai 9 persen dengan pasar mobil mewahnya naik sampai 30 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Audi merupakan pemimpin pasar mobil mewah di China, di depan BMW dan Daimler. Stadler yang bercita-cita membawa Audi menjadi rajanya mobil mewah dunia pada 2015, menuturkan pabrikan mobil lebih memiliki kesempatan yang banyak untuk mobil mewah karena pasar seperti China dan negera berkembang akan menciptakan jutawan-jutawan baru.

Untuk pasar Indonesia sendiri untuk tahun depan diperkirakan tetap tumbuh. Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijanto Sugiarto menuturkan pihaknya memprediksi angka penjualan mobil akan melampaui 900.000 unit tahun depan.

Sementara sampai bulan November lalu, penjualan mobil sudah mencapai 813.856 unit. Tahun ini meski ada gempa tsunami di Jepang dan banjir di Thailand, hanya menimbulkan dampak yang sedikit. Tidak seperti krisis keuangan pada 2009 yang langsung menggemboskan angka penjualan mobil.

Di 2010 penjualan mobil mencapai 764.709 unit. 2009, penjualan mobil terkoreksi cukup tajam menjadi hanya 486.061 karena terkena imbas dari krisis keuangan global tadi.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads