Toyota Produksi Prius di China

Toyota Produksi Prius di China

- detikOto
Rabu, 21 Des 2011 10:09 WIB
Toyota Produksi Prius di China
Jakarta - Pasar mobil terbesar di dunia, China saat ini sedang mengalami masalah terkait produksi emisi negeri mereka yang makin meninggi karena tingginya penjualan mobil disana. Toyota pun melihat hal itu sebagai peluang dengan rencana merakit mobil hybrid, Toyota Prius di negeri tirai bambu itu.

Sebenarnya, pada tahun 2005, Toyota sudah mulai membangun Prius generasi kedua di China. Ini menandai pertama kalinya mobil itu dibangun di luar negara asalnya di Jepang.

Sayangnya, saat itu konsumen China tidak terlalu tertarik pada hybrid dan pemerintah China saat itu tidak menawarkan insentif bagi mereka yang membeli 'mobil hijau,' yang akhirnya menjadikan penjualan mobil ini jadi buruk, Toyota pun akhirnya segera berhenti produksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi di tahun 2011 ini, pemerintah China sudah sadar akan pentingnya kendaraan ramah lingkungan untuk mengurangi polusi udara di hampir semua kota-kota yang besar disana.

Akhirnya, pemerintah China pun membatasi mobil baru yang boleh ada di ibukota Beijing dan beberapa kota lain serta menawarkan insentif besar di seluruh negeri untuk pembelian mobil hybrid atau listrik.

Toyota yang sudah membangun dan menjual Camry Hybrid disana pun berpikir bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk memulai kembali produksi Prius di China.

Namun secara teknis Prius sebenarnya tidak sepenuhnya dibuat di Cina. Komponen mobil hybrid itu akan diproduksi di Jepang dan kemudian diimpor ke Cina, di mana sisa mobil dibangun dan dirakit disana.

Baru pada tahun 2015 Toyota akan berencana untuk membangun komponen mobil hybrid dan listrik di China.

Dengan begitu, produsen mobil Jepang tersebut akan dibangun di sebuah pabrik yang berlokasi di Changchun yang merupakan pabrik Toyota dengan mitra China mereka, FAW.

Produksi Toyota Prius ini akan dimulai dan mobil Toyota Prius 'made in China' pertama akan dikirim ke pelanggan di awal 2012 meski tidak ada harga sudah diumumkan.


(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads