Di lapangan isu yang beredar adalah Agen pemegang merek (APM) tertua di Indonesia yakni PT Java Motors yang akan mengurusi Tata Nano di Indonesia. APM yang beralamat di kawasan Kramat Raya selama ini mengimpor mobil mewah Land Rover, yang notabene sahamnya dimiliki oleh Tata Group. Jadi masuk akal saja jika Tata Nano masuk lewat jalur ini.
Dalam strukturnya, dikabarkan PT Tata Indonesia berada di bawah PT Java Motors. PT Java Motors akan memback-up PT Tata Indonesia sebagai APM Tata Nano.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetap Land Rover saja, kita enggak ada rencana mengambil itu," kata Andi kepada detikOto, Jumat (16/12/2011).
Ia mengutarakan adanya keputusan Tata Nano masuk ke RI adalah keputusan Tata Group. "Kita tidak punya kompetensi. Kita jualan mobil niche market saja, beda ya pasti beda. Kulturnya juga beda," ucapnya.
Namun Andi menjelaskan jika dirinya pernah menemani petinggi Tata Group di Indonesia untuk survei pasar mobil Indonesia. Hal itu terjadi sekitar tahun 2008 silam.
"3 Tahun yang lalu 2008 pernah temani survei orang Tata Nano, Kita hanya sebatas itu. Sampai sejauh ini belum ada keputusan lagi," tutupnya.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi