Pemerintah China saat ini memang sedang berusaha menghalangi pabrikan asing untuk mencengkram negeri tirai bambu tersebut lebih dalam lagi. Berbagai aturan dibuat untuk mempersulit hal tersebut.
Namun, seperti halnya pabrikan-pabrikan lain yang sudah mulai menciptakan merek lokal, Jaguar pun berpikiran hal yang sama dan Chery siap digandengnya setelah pembicaraan dengan merek China lain, Great Wall Motor Co Ltd tidak menemui titik terang.
Jaguar Land Rover Plc (JLR) dalam sebuah laporan dikabarkan telah setuju secara prinsip dengan Chery untuk mengembangkan sebuah mobil mewah yang didasarkan pada model Jaguar namun dengan merek Chery atau merek baru dalam rangka untuk memenangkan hati pemerintah China.
"National Development and Reform Commission (NDRC) sudah sangat jelas, bila ingin mendapatkan persetujuan untuk proyek masa depan, maka kedua belah pihak harus memiliki kerjasama yang substansial, bukan hanya menambahkan kapasitas," jelas seorang sumber kepada 21st Century Business Herold seperti dilansir China Car Times, Sabtu (10/12/2011).
Sebab NDRC memiliki kekuasaan untuk menyetujui atau menolak sebuah proyek investasi asing walau itu adalah joint venture disana.
Media lokal Chia mengatakan kalau sebuah mobil akan dikembangkan bersama oleh JLR dan Chery untuk di produksi dengan logo Chery atau logo perusahaan patungan dan kedua belah pihak juga akan berkolaborasi untuk membuat kendaraan ramah lingkungan.
Chery sendiri saat ini memang sedang agresif mengembangkan mobil mewah. Hal itu terbukti dengan lahirnya merek mobil Qoros yang disetting untuk menjadi mobil mewah Chery di pasar Eropa dan Amerika. Belum lagi merek Riich. Dan bila jadi, merek baru hasil kolaborasi Jaguar dan Chery ini akan semakin menguatkan posisi Chery di tingkat global.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas