Akibat Banjir, Honda Dapat Keringanan Pajak

Akibat Banjir, Honda Dapat Keringanan Pajak

- detikOto
Rabu, 30 Nov 2011 11:33 WIB
Akibat Banjir, Honda Dapat Keringanan Pajak
Bangkok - Akibat banjir yang merendam parah pabrik mobil Honda, pemerintah Thailand akhirnya memutuskan untuk membebaskan Honda dari bea impor mobil yang mereka masukkan ke negeri Gajah Putih tersebut.

Menteri Perindustrian Thailand Wannarat Channukul menjelaskan kalau pembebasan tarif impor ini akan membebaskan Honda dari pungutan agar pabrikan Jepang tersebut bisa memasukkan mesin, suku cadang hingga mobil completely built-up (CBU) mereka ke Thailand dan memenuhi permintaan pasar.

Wannarat seperti detikOto kutip dari Bangkok Post, Rabu (30/11/2011) mengatakan bahwa kebijakan membebaskan Honda dari import duty ini berlaku efektif mulai dari 25 Oktober tahun ini hingga 30 Juni tahun depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, pembebasan pajak ini tidaklah berlaku untuk produsen-produsen mobil yang pabrik mobil atau pabrik vendor suku cadangnya terendam banjir, melainkan hanya diperuntukkan khusus untuk Honda Automobile (Thailand) saja.

Sebab pemerintah Thailand beranggapan bahwa diantara berbagai pabrik mobil yang ada, pabrik Honda yang berada di Ayutthaya dianggap paling parah terkena banjir.

Saking parahnya banjir yang melanda, Honda kabarnya terpaksa harus melaukan rekondisi pabriknya sehingga layak untuk berproduksi kembali.

Kira-kira butuh waktu 6 bulan untuk mengganti segala peralatan yang hancur di pabriknya itu. Itu berarti, Honda baru akan normal kembali pada April 2012.

Pabrik Honda di Thailand sendiri merupakan basis produksi Honda di Asia Tenggara. Pabrik tersebut mampu memproduksi mobil Honda Civic sedan dan SUV CR-V dengan kapasitas produksi 240.000 unit per tahun.

Dampak banjir tersebut telah mengganggu produksi Honda hingga ke 4 benua. Seperti dilansir reuters, Selasa (29/11/2011) akibat penutupan pabrik tersebut setidaknya mengganggu produksi mobil Honda secara global sebanyak 4,7 persen.

Di Indonesia, Honda harus menghentikan pengiriman mobil CBU sedan Civic, City, dan Accord. Pasokan komponen untuk Freed juga dialihkan ke Jepang agar menjaga kestabilan produksi mobil tersebut di RI.


(syu/ikh)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads