Hal tersebut disampaikan Direktur Pemasaran PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di Hotel Indonesia-Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (15/11/2011).
"Saat ini kami hanya bisa mengisi pasar hingga 60 persen dari demand. Dan di akhir tahun mungkin kita hanya bisa menyuplai permintaan hanya 40 persen. Dan sisanya kemungkinan akan diambil para kompetitor kami (Honda), kita (Honda) juga harus memikirkan demand yang ada," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awal tahun 2011 kami menargetkan penjualan hingga mencapai 64 ribu unit, dan sampai sekarang kami belum ingin melakukan revisi target, jadi tinggal lihat saja besok," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pabrik mobil Honda yang terletak di Ayutthaya, tetap dihentikan sementara. Honda menuturkan pabrik mobil yang berada di Ayutthaya masih direndam banjir setinggi 2 meter. Honda pun tidak mengetahui kapan bisa kembali memproduksi mobilnya.
"Memang saat ini banyak sekali asumsi yang beredar kapan banjir Thailand ini akan berakhir. Tapi sampai saat ini kami belum bisa mengetahui kabar kepastiannya," katanya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?