Seperti dilansir AFP, Senin (7/11/2011), mobil yang dinamai Transition akan diluncurkan ke pasaran dunia pada akhir tahun depan. Setidaknya 100 orang sudah memesan mobil seharga US$ 279.000.
Pasar AS merupakan pasar perdana Transition, berikutnya India, Brasil dan China. "Kami akan meluncurkan pertama kali di AS dan menyebar ke Eropa," ujar salah satu pendiri Terrafugia, Car Dietrich.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengubahnya dari mobil menjadi pesawat ringan, hanya membutuhkan watu sekitar 30 detik saja. Tenaga pendorongnya berasal dari mesin bensin biasa yang bisa diisi dari SPBU. Sementara baling-balingnya ditempatkan di bagian belakang. Mobil pun cukup kecil sehingga bisa masuk ke garasi rumah.
Kecepatan mobil terbang ini paling tinggi mencapai 185 km per jam dengan konsumsi BBM 18,9 km per liter.
Terrafugia sudah mengembangkan mobil ini sejak 2006 lalu. Namun hari peluncurannya selalu mundur karena berbagai masalah. Namun bulan Juni lalu, Terrafugia mendapatkan izin dari National Highway Traffic Safety Administration agar mobilnya bisa terbang di udara dan jalanan Amerika.

Terrafugia sudah melakukan tes terbang perdana pada Maret 2009, dan menyebutnya sebagai batu loncatan di industri penerbangan.
Terrafugia sendiri berasal dari bahasa latin yang artinya 'kabur dari daratan'.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan