Hal itulah yang dilakukan oleh Jim Reinders di Nebraska, Amerika Serikat. Monumen yang bisa dianggap sebagai 'Carhenge' ini dibangun pada tahun 1987 dengan menyusun 38 mobil klasik buatan Amerika.
Dan uniknya lagi, hingga saat ini 'carhenge' tersebut masih berdiri setelah melalui masa 24 tahun. Kini, Reinders pun akan menjual 'Carhenge' ini dengan harga US$ 300.000 atau sekitar Rp 2,65 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila pada Stonehenge batu-batu disusun sedemikian rupa hingga membentuk suatu monumen, pada Carhenge hal itu pun juga dapat terlihat dengan kombinasi dan susunan yang sangat mirip. Namun bedanya, bukan batu yang disusun melainkan mobil yang seluruhnya di cat berwarna grey.
Sebenarnya, dalam susunan mobil ala Stonehenge ini Reinders pernah menaruh 2 buah mobil Jepang, tapi pada tahun 1992 kedua mobil itu disingkirkan dan diganti mobil Amerika sehingga monumen ini keseluruhannya adalah mobil Amerika.
"Carhenge adalah unik, baru dan tidak biasa, terus menarik perhatian kru produksi film dan televisi serta lebih dari 80.000 wisatawan dari seluruh dunia," ungkap Curt James yang menjadi agen penjual monumen ini seperti detikOto kutip dari Daily Mail, Kamis (27/10/2011).
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan