Hadiah Lomba Irit pun Tak Cukup untuk Bayar Sewa Kontainer

Hadiah Lomba Irit pun Tak Cukup untuk Bayar Sewa Kontainer

- detikOto
Selasa, 18 Okt 2011 13:53 WIB
Hadiah Lomba Irit pun Tak Cukup untuk Bayar Sewa Kontainer
Jakarta - Mahasiswa ITS sangat mengeluhkan penahanan mobil irit BBM selama 2,5 bulan yang berujung pada mahalnya biaya sewa kontainer dan gudang hingga Rp 105 juta. Para mahasiswa pun mengaku uang hasil lomba tidak cukup untuk membayar biaya sewa kontainer dan sewa gudang.

Seperti yang dijelaskan Public Relation Eksternal non Teknis tim ITS, Ahmad Nurdin Arpha kepada detikOto. Dana hasil lomba yang dimenangkan mahasiswa ITS di Kuala Lumpur hanya sebesar US$ 1.800 atau Rp 16 juta, sementara ITS harus mengeluarkan biaya sewa gudang dan kontainer sebesar Rp 35 juta.

Jika tidak dipenuhi maka mobil irit BBM tidak bisa keluar dari gudang pelabuhan. "Uang hasil lomba saja tidak cukup untuk bayar sewa kontainer dan gudang," kata Nurdin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti yang diungkap Nurdin pihak ITS juga tidak mungkin mengeluarkan dana untuk keperluas sewa. Uang hasil lomba tersebut seperti yang diungkapkan Nurdin untuk keperluan tim mendatang untuk mengikuti lomba mobil irit BBM tahun depan.

"Juara hanya dapat hadiah US$ 1.800 (Rp 16 juta). Itupun untuk tidak mungkin dipakai untuk bayar. Uang tersebut untuk keperluan tim mendatang," tandas Nurdin.

Seperti diketahui sebelumnya, 10 mobil irit BBM mahasiswa yang mengikuti lomba irit BBM di Kuala Lumpur tertahan di pelabuhan selama 2,5 bulan.

Karena makin lama itulah, biaya sewa gudang dan kontainer menumpuk dan makin mahal.

Bea Cukai menurut Dirjen Bea Cukai Agung Kuswandono mengaku sudah mengeluarkan 7 mobil, namun untuk soal biaya diserahkan kepada mahasiswa dan pemilik gudang kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok.

Tadinya pengiriman mobil irit ini tertahan di pelabuhan karena importir yang memiliki track record bermasalah.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads