Makin meningkatnya teknologi pada mobil dapat terlihat dari berbagai sektor dan tidak hanya berkutat di urusan dapur pacu semata. Di masa depan, setiap pengguna mobil kemungkinan akan mampu mengakses internet dari mobil mereka.
Saat ini, kemampuan tersebut masih terbatas di mobil-mobil premium, tapi dengan berjalannya waktu, maka kemungkinan besar hampir semua tipe dan kelas mobil di masa depan akan tersambung dengan internet dengan chip yang tertanam langsung di tubuh mobil. Tentu dengan begitu, mobil pun akan menjadi sasaran baru para dedemit maya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk meningkatkan dan terus meningkatkan fungsinya tertanam teknologi digital di mobil. Ancaman serangan dan manipulasi berbahaya pun meningkat," ungkap senior vice president and general manager Stuart McClure McAfee seperti detikOto kutip dari iol, Kamis (8/9/2011).
"Bila (hacker) itu mendapatkan laptop atau email Anda, itu dapat di kompromikan, tapi mendapati mobil Anda di hack bisa diterjemahkan sebagai resiko mengerikan bagi keamanan pribadi Anda," tambahnya.
Saat ini berbagai fitur yang terdapat di mobil sudah dikendalikan secara elektronik mulai dari airbag, rem, sistem keamanan, cruise control, hingga sistem komunikasi yang ada di mobil.
Para peneliti menurutnya telah bisa menunjukkan bahwa komputer yang mengontrol fungsi-fungsi dalam mobil dapat hacked jika penyerang masuk ke kendaraan, tapi dalam beberapa kasus, dari jauh pun mobil bisa di hack.
Bahkan belum lama ini, seorang ahli pernah memperagakan dalam sebuah acara bagaimana dia bisa membuka pintu mobil hanya dengan mengirim pesan pendek melalui ponselnya.
Selain itu, hacker kini juga sudah bisa mengganggu sistem navigasi yang ada di mobil, mencuri data pribadi melalui koneksi bluetooth, atau bahkan menonaktifkan kendaraan jarak jauh.
"Industri otomotif terus menambahkan fitur dan teknologi yang memberikan kemudahan baru seperti akses internet dan kemampuan untuk lebih mempersonalisasi pengalaman berkendara," ungkap laporan McAfee.
"Namun, dalam ketergesaan untuk menambahkan fitur, keamanan sering diabaikan," tulisnya lagi.
Tidak ada indikasi bahwa hacker, menurut McAfee, belum mengambil keuntungan dari kerentanan komputer di mobil. Para peneliti di McAfee juga memprediksi bahwa akan ada 50 miliar perangkat di mobil yang akan terhubung dengan internet pada 2010 mendatang, naik dari hanya 1 miliar perangkat di tahun lalu.
"Hari ini, kita melihat eksperimen baru yang berani, termasuk mobil kemudi otomatis Google yang bis dengan pintar kondisi lalu lintas dan kecepatan kendaraan," kata laporan itu.
"Percobaan seperti ini menunjukkan kemungkinan itu sangat mungkin terjadi. Tetapi ada kekhawatiran bahwa konsentrasi pada kemajuan industri ini akan berimbas pada makin sedikitnya perhatian pada jaminan keamanan sistem ini," imbuh laporan tadi.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?